Indonesia Police Watch (IPW) menyatakan, anggota Polri yang tersandung kasus narkoba terus meningkat tiap tahunnya. Karenanya IPW meminta Polri memproses kasus-kasus tersebut sesuai hukum yang berlaku.
Presidium IPW, Neta S Pane, mengatakan, data yang dimiliki IPW menunjukkan, terdapat 213 anggota polisi yang dijatuhi sanksi akibat barang haram itu pada 2011. “Sementara pada tahun 2012 jumlah anggota yang terlibat kasus tersebut meningkat menjadi 217 anggota,”kata Neta dalam pesan singkatnya yang diterima jurnas.com, Selasa (24/9).
Neta mengaku prihatin dengan kondisi ini. Namun dia juga menyayangkan sikap Polri yang tak berinisiatif menyisir seluruh jajaran anggota polisi. Baginya, hanya beberapa polisi berpangkat rendah saja yang disentuh oleh Polri. Padahal anggota kepolisian berpangkat tinggi justru belum tersentuh sama sekali. "Kasus ini menunjukkan betapa narkoba sudah semakin jauh menggerogoti internal Polri,"imbuh Neta.
Pejabat Polri yang tersandung kasus narkoba belum lama ini adalah Inspektur Pengawas Daerah (Irwasda) Polda Lampung, Kombes Suyono. Menurut kabar, Suyono ditangkap oleh Tim Divisi Propam Mabes Polri di sebuah kamar hotel bintang tiga di kawasan Teluk Betung Utara, Bandar Lampung, Selasa 17 September 2013. Disebut-sebut Suyono saat itu tengah melakukan pesta narkoba jenis sabu bersama seorang wanita. (JUrnas)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar