Suasana menagangkan nampak di sebuah pulau kecil di Kepualauan Seribu. Kompi prajurit pengintai tempur (Taipur) Kostrad, nampak bersiap melakukan penyerangan melalui perairan di pualu tersebut.
Itu sedikit gambaran, mengenai kondisi Kompi Taipur Kostrad yang sedang melakukan latihan serbu di perairan Kotok Kecil, Kepulauan Seribu, Rabu 19 September 2013 kemarin.
Latihan ini dipadukan dengan latihan Raid dan Ralasuntai (rawa, laut, sungai dan pantai). Salah satunya melakukan infiltrasi dan penyerangan secara senyap, melalui laut dengan menggunakan LCR (perahu karet).
Sebelumnya, 120 Kompi Taipur Kostrad di Pimpin Lettu Inf Panji melaksanakan latihan renang rintis dan menyelam, yang dilatih oleh pihak TNI-AL berjumlah tiga orang, yang dipimpin oleh Kapten Pelaut Edi, sebagai salah satu upaya untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok Kompi Taipur Kostrad. (Sindo)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 19 September 2013
Prajurit Pengintai Tempur (Taipur) Kostrad Latihan di Kepualauan Seribu
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berencana menambah armada kapal selam untuk mendukung pertahanan laut. Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), L...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar