Satuan Tugas Kompi Zeni (Satgas Kizi) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXXII-B/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Hati) menerima Piagam Penghargaan dari Force Commander Minustah Letjen Leal Pujol pada acara Force Commander Briefing, bertempat di briefing room, Guatemala Military Police Company, Port Au Prince-Haiti.
Pengakuan akan prestasi yang diraih itu, tertulis secara otentik dalam sebuah Piagam Penghargaan yang diberikan secara langsung oleh Force Commander Letjen Leal Pujol kepada Dansatgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah Letkol Czi Arief Novianto di hadapan para peserta rapat yang hadir, pada Senin 7 Oktober 2013.
Dalam sambutan singkatnya, Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Arief Novianto mengatakan, prestasi yang diraih tersebut merupakan hasil dari sebuah kerja keras, doa, dan disiplin dari seluruh prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah.
"Terima kasih kepada Force Commander, Deputy Force Commander serta Chief of Staff atas segala arahan dan bimbingan yang selama ini diberikan kepada Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah," ujarnya.
Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Arief Novianto juga mengucapkan terima kasih kepada para chief of branch unit serta para Komandan Kontingen dari negara lain atas kerjasama dan bantuannya yang diberikan. "Tanpa itu semua sangat mustahil Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah dapat meraih keberhasilan dalam menjalankan tugasnya sebagai pasukan perdamaian PBB di Haiti," kata Novianto.
Sebelum mengakhiri sambutannya, Dansatgas Kizi TNI Letkol Czi Arief Novianto menyampaikan salam perpisahannya sehubungan akan segera berakhirnya tugas yang diemban oleh Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah dan selanjutnya akan diadakan rotasi dengan Satgas Kizi TNI Konga XXXII-C/Minustah.
"Pada minggu ke-3 bulan ini dijadwalkan Satgas Kizi TNI Konga XXXII-B/Minustah akan kembali ke Indonesia. Ini bukan merupakan sebuah ucapan selamat tinggal melainkan sebuah ucapan sampai bertemu pada kesempatan atau kegiatan di lain waktu," kata Letkol Arief.
Force Commander briefing merupakan sarana untuk bertukar pikiran, berbagi informasi, berkoordinasi, dan penyampaian evaluasi atas pelaksanaan program kerja yang telah dilakukan selama 1 bulan ke belakang. Selain itu juga, kegiatan ini merupakan sarana saling berkomunikasi dan sarana untuk mempererat hubungan antar Komandan Kontingen dan para pejabat staf komponen militer. (Badarudin Bakri/Mar | Liputan6)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Kamis, 10 Oktober 2013
Kontingen Garuda Terima Piagam Penghargaan
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Pesaing utama rudal AIM-120 AMRAAM andalan Amerika Serikat, R-77 kerap dijuluki AMRAAMSKI. Pertanyaan paling mendasar, sehebat apakah rudal ...
-
TNI Angkatan Udara (AU) mengatakan pesawat AU Malaysia sempat melakukan pelanggaran dengan memasuki wilayah Indonesia. TNI AU mengatakan bel...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...
-
Daerah Papua kembali bergejolak dengan tewasnya 12 orang di Puncak Jaya. Wakil Ketua DPRD Papua Barat Jimmy Demianus Ijie mengatakan penyeba...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar