Menghadapi tahun politik dan suksesi kepemimpinan dalam Kepolisian RI, Kapolri baru harus mampu menjaga institusinya untuk tidak terbujuk parpol tertentu, kata anggota Komisi III DPR Edy Ramli Sitanggang.
"Kapolri baru harus menjaga korpsnya untuk tetap independen, harus hindari bujukan parpol tertentu," sambung Edy di Jakarta, Selasa.
Ia menilai Kapolri baru bakal menghadapi tahun politik yang sangat berat sehingga dia harus berfigur kuat, berintegritas, mampu membaca konstelasi politik.
"Berani tidak populer saat mengambil keputusan serta mampu menjalankan tugasnya secara baik, terutama saat Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden," ujar politisi Partai Demokrat itu.
Edy menilai para calon harus mempunyai rekam jejak yang baik dan tidak tersangkut kasus hukum, di samping itu Kapolri Jenderal Timur Pradopo bisa memberi rekomendasi kepada Presiden Yudhoyono untuk calon Kapolri baru.
"Senioritas penting untuk menjaga soliditas internal walau tidak mutlak," kata dia. (Antara)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar