Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo dan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono segera diganti. Kabar soal lengsernya petinggi kepolisian dan TNI itu dibenarkan Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldrin Pasha.
Namun, Julian meminta agar semua pihak pergantian itu jangan disalah artikan atau dikait-kaitkan dengan masalah lain.
"Ya itu karena usia, jangan disalahartikan. Bahwa Kapolri dan Panglima TNI itu harus mengalami dalam proses persiapan karena pensiun, karena usia jelas disebutkan di sana bahwa kapolri dan panglima itu harus selesai," terang Juru Bicara Kepresiden, Julian Aldrin Pasha di Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Senin (8/4/2013).
Julian mengaku belum mengetahui siapa yang akan mengisi posisi Kapolri dan Panglima TNI jika Timur maupun Agus sudah pensiun.
Julian juga mengaku belum tahu apakah masa pensiun atau pergantian kedua pejabat tersebut berbarengan.
"Selesai usianya kan berbeda. Tapi kita kan belum tahu apakah nanti, apakah akan sama atau tidak. Ketentukan Undang-Undang batasan usia itu jadi pertimbangan Panglima dan Kapolri," pungkas Julian. (Sindo)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Senin, 08 April 2013
Kapolri & Panglima TNI akan diganti
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Pihak inteljen Kodam, sambung Hardiono, masih melakukan pendeteksian kebangkitan PKI di wilayah Jateng dan DIY. Pangdam menambahkan memang ...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
Rusia mengharapkan Indonesia kembali melirik pesawat tempur sukhoi Su-35, pernyataan ini diungkapkan Wakil Direktur "Rosoboronexport...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono berang dituding komisioner Komnas HAM tidak pernah bekerja dan terkesan hanya tidur dalam mengatasi ko...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Penyerangan Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta menggunakan senapan serbu AK-47. Diketahui anggota Kopassus ini baru saja berlatih di Gunung ...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar