Komisi Pemberantasan Korupsi memiliki kamera pengawas (CCTV) yang menghadap ke Jalan HR Rasuna Said. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Inspektur Jenderal Ronny Sompie menyatakan, rekaman CCTV itu sudah diserahkan KPK ke polisi.
"Dari KPK sudah menyerahkan rekaman CCTV yang ada merekam di depan," kata Ronny kepada tvOne, Rabu 11 September 2013 pagi. "Mudah-mudahan (kejadian) bisa dilihat dari rekaman," katanya.
Rekaman ini sedang diselidiki penyidik polisi. Karena itu, Ronny belum bisa menyampaikan bagaimana ciri-ciri pelaku yang baru diketahui empat orang yang mengendarai dua sepeda motor. "Pelaku sudah membuntuti sebelumnya," kata Ronny.
Polisi juga masih menyelidiki apakah latar belakang kasus ini pribadi atau sama dengan kasus-kasus sebelumnya yakni teror. Untuk itu, polisi meminta bantuan masyarakat jika mengetahui ada informasi terkait aksi penembakan yang menewaskan Brigadir Kepala Sukardi ini.
Sekitar pukul 22.15 WIB, Sukardi tiba-tiba ditembak oleh orang tak dikenal di dekat kantor KPK di Jalan HR Rasuna Said. Korban kemudian meninggal dengan 3 luka tembakan di dada dan perut. Tidak hanya menembak, pelaku juga diduga merampas senjata milik korban. Sebab saat tewas tergeletak di jalan, Bripka Sukardi sudah tak bersenjata. Namun hal tersebut masih diselidiki polisi. (VivaNews)
Strategi Militer Indonesia - Menyuguhkan informasi terbaru seputar pertahanan dan keamanan Indonesia
Cari Artikel di Blog Ini
Rabu, 11 September 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Berita Populer
-
Kalau dipikir-pikir, ada yang ganjil dengan armada bawah laut Indonesia. Saat ini TNI AL hanya memiliki dua kapal selam gaek namun harus m...
-
Di Era tahun 60an TNI AU/AURI saat itu pernah memiliki kekuatan udara yang membuat banyak negara menjadi ‘ketar ketir’, khususnya negara-ne...
-
Indonesia tidak akan lagi membeli jet tempur Sukhoi dari Rusia, fokus kedepan hanya untuk F-16 dari AS, Marsekal Eris Herryanto mengatakan k...
-
... mengganti F-5E/F Tiger II dengan beberapa pilihan, yaitu SAAB JAS-39 Gripen (Swedia), Sukhoi Su-35 Flanker (Rusia), Eurofighter Typhoon ...
-
TNI bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan) sepakat memilih pesawat tempur generasi kelima Sukhoi (Su-35) buatan Rusia, sebagai pengganti pe...
-
Mayor Agus Harimurti Yudhoyono Brigif Linud 17 Kostrad mendapatkan penghormatan, menjadi pasukan AD pertama yang menggunakan Ba...
-
Yahudi dan Israel Merasa Disudutkan Indonesia Kelompok pendukung Israel dan Yahudi menilai, Indonesia kerap menyudutkan mereka. Menurut mere...
-
Kejujuran 11 prajurit Kopassus mengakui kesalahan, menembak empat tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan Sleman, Yogyakarta, mendat...
-
Serangan ke Lapas Cebongan menambah catatan hitam Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI AD. Sebelumnya pada tahun 1998, Kopassus juga disoro...
-
Kapal berteknologi tercanggih TNI AL saat ini, KRI Klewang-625, terbakar di dermaga Pangkalan TNI AL Banyuwangi, Jawa Timur. Hingga berita i...


Tidak ada komentar:
Posting Komentar